5 Langkah Dapatkan Gudang Ideal Leave a comment

Banyak perusahaan yang memandang urusan gudang adalah urusan mudah. Bahkan tidak jarang kita temukan perusahaan yang dengan sengaja menempatkan orang-orang yang dianggap bermasalah di wilayah gudang sebagai bentuk dari sebuah ‘hukuman’. Tentu saja hal ini menjadi sangat kontra-produktif jika dilihat dari fungsi gudang itu sendiri.

Biasanya, sejalan dengan perkembangan perusahaan, fungsi gudang akan semakin terasa penting. Bagaimana perusahaan bisa mencetak laba jika penjualan bagus tapi gudang seringkali kehilangan barang, atau banyak produk kadaluarsa. Bahkan, bagaimana penjualan bisa tinggi jika posisi stok selalu tidak akurat.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan gudang yang ideal:

Terapkan Prosedur

Seringkali kita mendapati gudang yang terlalu ‘lepas’ terutama terkait dengan proses pengambilan barang. Salah satu contoh adalah pengambilan barang dengan dokumen sementara, dimana barang dapat keluar dari gudang sedangkan dokumen baru akan diinput kemudian.

Hal ini tentu sangat beresiko terhadap akurasi data karena dokumen sementara itu bisa saja terselip, hilang, lupa diinput dan berbagai masalah lainnya.

Jadi, hilangkan proses-proses sementara seperti ini karena sementara bisa menjadi sementahun 🙂

Buat Layout Gudang

Berikan identitas bagi setiap rak, bin, atau bahkan area penyimpanan di ruangan terbuka sehingga mudah bagi operator gudang untuk mencari barang.

Bayangkan jika gudang tidak memiliki layout yang baik, maka barang akan ditaruh secara sembarangan, ditumpuk, diselipkan, dsb. Tentu hal ini akan membuat proses mencari barang bisa menjadi lama atau bahkan tidak dapat ditemukan.

Perhatikan Satuan Keluar Barang

Bagi perusahaan yang membeli dan menjual produk dengan 1 jenis satuan tentu mudah. Beli 1 dus, jual 1 dus. Namun bagaimana jika kita membeli dalam 1 dus namun menjual dengan mengecer yang memaksa operator membuka dus. Jelas hal ini akan meningkatkan resiko kesalahan dalam gudang.

Hal ini dapat diatasi dengan beberapa cara, misalnya membuat gudang ecer / breakout warehouse, replenishment atau dengan bantuan aplikasi seperti Warehouse Management System.

Hindari Manual

Gudang selalu berkaitan dengan fisik barang. Kapan barang itu masuk, kapan disimpan di rak, di lokasi rak mana, kapan dipindahkan, kapan keluar, kapan expiry date nya, berapa nomor lot/batch nya, dan sebagainya.

Jika proses kerja di gudang kita sudah menuntut kita untuk memperhatikan hal – hal tersebut di atas, maka proses manual sudah dapat dipastikan tidak akan efektif.

Gunakan Barcode

Barcode telah menjadi sebuah metode yang wajib digunakan di lingkungan gudang karena telah terbukti mampu meningkatkan kinerja operator gudang sekaligus menekan tingkat kesalahan.

Namun perlu diperhatikan pula cara mengimplementasikan barcode di gudang, tentu sangat berbeda dengan implementasi barcode di industri retail. Gudang biasanya menggunakan barcode dengan nomor seri / berurut, dan dapat diletakkan baik di box ataupun pallet tergantung kebutuhan.

Penggunaan barcode juga akan sangat terasa manfaatnya dengan menggunakan system Warehouse Management.

Inilah 5 hal mendasar yang dapat membantu Anda memperoleh gudang yang ideal, produktif serta effisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Weight
  • Dimensions
  • Attributes
Bandingkan
X