Mau Pakai RFID ? Baca Ini Dulu …

RFID atau Radio Frequency Identification merupakan teknologi AIDC yang memungkinkan RFID reader untuk mengidentifikasi sebuah RFID tag melalui gelombang radio.

Bayangkan seperti ini, jika kita ke supermarket dan semua product telah dilengkapi RFID tag, maka saat kita akan membayar di kasir dengan membawa 1 trolley penuh barang, kasir akan langsung mengetahui barang-barang apa saja yang ada di dalam troley, dan berapa saya harus membayar tanpa harus melakukan scan barcode satu per satu!

Luar biasa bukan? Namun sebelum kita terlalu bersemangat mengadopsi teknologi ini, ada baiknya kita tahu dulu beberapa hal ini:

Biaya

Implementasi RFID memerlukan biaya yang cukup tinggi, terutama yang berasal dari RFID tag yang masih berkisar di harga Rp. 4.000 – Rp. 10.000 per tag. Bayangkan jika kita harus menempelkan tag ini pada masing2 product.

Beberapa perusahaan mengadopsi RFID hanya untuk melakukan tracking pada pallet level, artinya 1 pallet 1 tag, sehingga masih dirasa affordable.

Selain itu, jika penggunaan RFID tag ini dapat dilakukan berulang-ulang, maka akan jauh lebih hemat dibanding menggunakan RFID sekali pakai.

Tidak Jaminan 100%

RFID tag merupakan product electronic yang bisa gagal berfungsi kapan saja. Hal ini tentu harus menjadi perhatian karena jika product di gudang kita telah diberikan RFID namun ternyata tidak berfungsi, maka product tersebut tidak akan terdeteksi saat keluar dari gudang.

Untuk mengatasi hal ini biasanya RFID harus digabungkan dengan system lain, misalnya sensor, alarm, dsb yang bisa berfungsi sebagai pengawas kedua.

Musuh RFID

RFID juga memiliki keterbatasan karena teknologi yang dianutnya, gelombang radio. Untuk product-product yang berbahan metal atau air, RFID akan sulit bekerja karena gelombang radio tidak dapat terpancarkan dengan sempurna.

Ada beberapa solusi yang bisa digunakan seperti penggunaan metal tag yang khusus dirancang untuk ditempelkan pada barang-barang metal. Namun solusi ini akan menambah cost menjadi lebih besar lagi.

Bukan Alat Ajaib

RFID juga tidak serta merta dapat menyelesaikan semua permasalahan Anda. Karena kesuksesan implementasi RFID ditentukan oleh banyak faktor seperti cara kerja, lingkungan, dan sebagainya.

Sebagai contoh, RFID tidak akan mengetahui sebuah barang yang telah dipasangi tag itu sedang proses keluar atau ingin masuk ke sebuah ruangan, karena bagi RFID, asalkan dapat terbaca oleh reader, maka proses selesai.

Sehingga untuk menentukan apakah barang tadi masuk atau keluar, kita akan memerlukan tambahan sensor atau perangkat penunjang lainnya.

Penerapan RFID

Apabila ingin memulai menggunakan RFID untuk tracking inventory, sebaiknya pemakaian mulai dari area gudang karena akan bisa digunakan seterusnya sampai ke pengiriman dan bahkan sampai ke outlet (untuk retail). Lihat video penerapan RFID di area penerimaan barang di gudang ini.

Penggunaan RFID juga banyak digunakan di area pabrik untuk tracking proses produksi atau WIP di mana RFID dapat berfungsi untuk melakukan update hasil setiap proses di area produksi.

Jika ingin tahu lebih lanjut mengenai RFID, Anda dapat menghubungi team kami di 021 2950 2500.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Weight
  • Dimensions
  • Attributes
Bandingkan
X